mencegah sifilis
Penyakit menular seksual merupakan penyakit yang berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian bagi para penderitanya. Salah satu dari penyakit menular seksual itu adalah sipilis. Sipilis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum yang ditularkan melalui hubungan seksual dengan penderitanya. Lalu bagaimanakah cara mencegah penyakit sipilis?

Sipilis merupakan penyakit menular seksual yang cara penyebarannya selain melalui hubungan seksual, juga dapat melalui cairan tubuh si penderita seperti, darah dan lain-lain. Berbagai jarum suntik dengan penderita penyakit sifilis juga merupakan salah satu cara penularan penyakit ini.

Penyakit ini selain menyerang orang dewasa, ternyata juga menyerang bayi yang sedang berada di dalam kandungan. Hal ini dapat terjadi apabila wanita yang sedang mengalami kehamilan terinfeksi virus ini. kondisi seperti ini dalam dunia kedokteran disebut dengan sifilis kongenital.

Perlu Anda ketahui bahwa bakteri Treponema pallidum tidak dapat bertahan terlalu lama saat berada di luar tubuh manusia. Selain itu penyakit ini tidak dapat menular melalui cara-cara seperti:

  • Menggunakan toilet yang sama dengan penderita
  • Menggunakan pakaian yang sama
  • Memakai serta berbagai peralatan makan yang sama dengan penderita
  • Memakai kolam renang dan kamar mandi yang sama dengan penderita

Penyakit sipilis ini adalah penyakit yang tidak dapat langsung muncul, melainkan membutuhkan waktu untuk memasuki tubuh manusia. Adapun waktu yang dibutuhkan untuk masuk ke dalam tubuh manusia yaitu sekitar tiga minggu.

Gejala Sipilis

Penyakit sipilis mempunyai gejala dengan empat tahapan, tidak seperti gejala pada herpes, mulai dari tahapan primer hingga tahapan tersier.

Tahapan primer

Pada tahapan ini penderita akan mengalami luka pada alat kelamin atau di dalam sekitar wilayah mulut. Luka yang biasanya di alami yaitu luka yang berbentuk seperti digigit oleh serangga, namun tidak menimbulkan rasa sakit. Luka yang didapatkan akan bertahan selama satu hingga dua bulan, dan pada akhirnya akan sembuh tanpa diobati di Klinik Gracia Cideng Jakarta Pusat.

Tahapan sekunder

Gejala yang biasanya muncul pada tahap ini adalah munculnya ruam pada bagian telapak tangan dan telapak kaki berukuran sebesar koin kecil. Pada tahap ini disertai dengan demam, nafsu makan yang menurun, radang tenggorokan, dan kutil kelamin. Kondisi ini akan terus bertahan hingga 3 bulan.

Tahapan Laten

Pada tahap ini gejala sipilis seakan-akan menghilang, padahal sebenarnya tidak. Pada fase ini sipilis tidak menimbulkan gejala seperti pada tahapan-tahapan sebelumnya. Kondisi ini akan terus bertahan selama dua tahun sebelum memasuki tahap yang paling berbahaya yang dikenal dengan tahapan tersier.

Tahapan tersier

Tahapan ini merupakan tahapan yang sangat berbahaya. Jika pada tahapan-tahapan sebelumnya penyakit sipilis dapat diobati, namun pada tahap ini penyakit sipilis akan memberikan efek yang sangat serius, bahkan dapat menyebabkan terjadinya kelumpuhan, masalah pendengaran, impotensi, demensia, kebutaan, hingga kematian jika tidak segera ditangani dengan benar.

Pada umumnya penyebab penyakit ini antara lain yaitu:

  • Terjadinya hubungan seksual yang tidak sehat, seperti suka bergonta-ganti pasangan, serta tidak memakai alat pengaman atau alat kontrasepsi saat melakukan hubungan seksual
  • Penggunaan jarum suntik yang tidak steril
  • Bagi wanita yang sedang hamil apabila terinfeksi bakteri ini, maka akan meningkatkan resiko terjadinya keguguran atau cacar setelah dilahirkan.